Minggu, 19 Oktober 2008

LAPORAN TEKNIS PENDAKIAN

LAPORAN TEKNIS PENDAKIAN
GEDE PANGRANGO 09 OKTOBER 2008

Oleh : jaya mahendra

Management Adventure Club. Perjalanan dengan 8 orang pemuda. Satu persatu kami berkumpul di tempat yang telah dijanjikan. Dan seperti biasa, yang tiba tepat waktu adalah orang yang sama seperti setiap perjalanan kami. Dan yang terlambat juga adalah orang yang sama. Sebuah budaya yang mungkin tidak dapat dirubah. Itulah yang harus kami pahami satu sama lain.

Diluar dugaan, anggota kami bertambah satu orang. Seorang wanita. Aku tidak terkejut sama sekali, sebab orang yang membawanya adalah seseorang yang selalu membuat kejutan. Tahun lalu aku dibuat terkejut setelah tahu bahwa dia mengajak segambreng wanita dalam pendakian. Tidak ironis.

Tujuan kami kali ini adalah Gunung Pangrango yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gede Pangrango. Dengan perbekalan lengkap, “Rumah baru”, 9 personil ( 6 orang pemula, dan 3 orang lebih pemula ) kami berangkat dari “Shadow Terminal” lampu merah Cengkareng. Adapun rute perjalanan yang kami tempuh adalah melewati Ciawi untuk kemudian langsung menuju Cibodas dengan carteran mobil.

Kami berangkat dari Cengkareng kurang lebih pukul lima sore dengan menumpang bus Pandu Jaya jurusan Cengkareng – Sukabumi. Ongkos Rp. 12.000/ orang sampai Ciawi. Dan setibanya di Ciawi kira – kira pukul delapan malam. Alhamdulillah perjalanan menuju Ciawi sangat lancar. Tiba di Terminal Bayangan Ciawi, kami istirahat sejenak untuk memakan gorengan. Isi perut agar tidak terkena penyakit Tifus. Setelah cukup beristirahat, kami melanjutkan perjalanan dengan carteran mobil dengan biaya nego Rp. 100.000,- sampai di depan pos masuk Kawasan Wisata Cibodas.

Setibanya di Kawasan Wisata Cibodas, kembali kami beristirahat sambil membeli perlangkapan bagi rekan kami di Counter Avtech (adventure Technology). Tak lama kemudian kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sampai Payancangan untuk kemudian bermalam di sana. Namun sebelum itu, kami kembali beristirahat untuk memasak dan mengisi perut yang “keroncongan” bercampur “jazz”. Kami sadar bahwa mengisi tenaga sangatlah diperlukan mengingat tujuan kami kali ini diperkirakan akan sulit disamping untuk mencegah penyakit Maag, panu, kadas, juga kurap. Waktu tempuh kami dari pos pemeriksaan sampai Payancangan adalah kurang lebih satu jam. Cukup santai.

Setelah melewati malam yang sangat dingin di Payancangan, kami bangun untuk menyiapkan sarapan sebelum melanjutkan perjalanan. Koki kepala kami adalah Sandy. Karyawan Carrefour yang biasa dan selalu menjadi andalan dalam urusan masak memasak dalam setiap perjalanan kami.

Tidak ada komentar: